Jakarta – PT PLN (Persero) resmi meluncurkan gerakan Clean Energy Day sebagai langkah konkret dalam mendukung transisi energi dan menekan emisi karbon di Indonesia. Inisiatif strategis ini mewajibkan ribuan insan PLN untuk menggunakan transportasi ramah lingkungan, seperti kendaraan listrik (EV), sepeda, hingga transportasi umum setiap hari Jumat. Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menjelaskan bahwa gerakan ini melibatkan lebih dari 37 ribu pegawai untuk membangun perilaku kolektif yang positif dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil secara masif.
Dalam pelaksanaannya, PLN menerapkan kebijakan ketat “Parkir Kendaraan Tanpa Bahan Bakar” di seluruh area kantor setiap akhir pekan. Selain fokus pada mobilitas pegawai, Clean Energy Day juga menyasar efisiensi operasional dengan memangkas perjalanan dinas sebesar 50-70% dan mengoptimalkan koordinasi melalui rapat daring. Transformasi budaya kerja ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga produktivitas, tetapi juga menciptakan efisiensi internal yang sejalan dengan target pemerintah dalam mencapai Net Zero Emission.
Hasil nyata dari gerakan ini mulai terlihat pada pelaksanaan perdana pada 10 April 2026, di mana PLN berhasil mereduksi emisi karbon hingga 28,6 ribu kg CO₂ dalam sehari. Selain dampak lingkungan, inisiatif ini mencatat penghematan konsumsi BBM sekitar 12.400 liter atau setara dengan Rp153 juta. Untuk memastikan keberlanjutan program, PLN mengintegrasikan sistem monitoring real-time melalui aplikasi internal guna memantau aktivitas pegawai dan memberikan apresiasi bagi unit kerja yang paling aktif berpartisipasi dalam menjaga kelestarian bumi. Dikutip dari RRI.co.id
