Ratusan massa dari sejumlah organisasi masyarakat menggelar unjuk rasa di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta, Jumat (6/11/2026). Dalam aksi bertajuk Aksi Damai 611 tersebut, para demonstran mendesak Kapolda Jawa Tengah Irjen Roy Hardi Siahaan dicopot dari jabatannya. Tuntutan itu merupakan buntut kontroversi penggeledahan Pondok Pesantren khusus perempuan Hamalutal Quran di Sukoharjo pada akhir Oktober 2026.
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa memadati Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, sambil membawa poster protes dan menyuarakan tuntutan pencopotan Kapolda Jateng. Aksi penyampaian pendapat sempat dihentikan ketika azan Ashar berkumandang. Salah satu peserta kemudian mengumandangkan azan dari atas mobil komando, dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Ashar berjemaah di sekitar lokasi demonstrasi.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan tiga poin pernyataan sikap. Pertama, mereka mengapresiasi langkah Polri dalam mengusut dugaan keterlibatan mantan Kapolri Listyo dalam kasus penyadapan Presiden Prabowo Subianto serta pencopotan Kapolres Sukoharjo. Kedua, mereka mendesak Polri segera mencopot Kapolda Jawa Tengah Irjen Roy Hardi Siahaan terkait kasus penggeledahan Ponpes Hamalutal Quran. Ketiga, massa meminta Polri turut menjaga marwah dan martabat pondok pesantren di seluruh Indonesia. Dikutip dari Suara.com
