JAKARTA — Tim nasional Indonesia mengantongi catatan keunggulan head-to-head atas timnas Malaysia dalam 10 pertemuan terakhir jelang bentrokan sengit pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin (28/9/2026) pukul 19.30 WIB ini menjadi momen krusial bagi skuad Garuda. Berdasarkan data rekam jejak, Indonesia sukses mengemas lima kemenangan dari 10 duel terakhir, termasuk kemenangan impresif 4-1 atas skuad Harimau Malaya pada ajang Piala AFF 2020 lalu.
Kendati dominan di sepuluh laga terakhir, riwayat persaingan kedua negara tetangga ini tetap berlangsung sangat ketat. Dari sisa lima laga lainnya, Indonesia mencatatkan satu hasil imbang dan empat kali menelan kekalahan, termasuk hasil pahit saat takluk 2-3 dari Malaysia di SUGBK pada Kualifikasi Piala Dunia 2019 lalu. Secara keseluruhan sejak pertemuan perdana pada tahun 1957, kedua tim telah bentrok sebanyak 85 kali dengan rekor persaingan yang amat tipis, di mana Indonesia mengoleksi 33 kemenangan sementara Malaysia unggul tipis dengan 34 kemenangan.
Pertemuan di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 kali ini diprediksi bakal menentukan peta persaingan papan atas Grup A, mengingat kedua negara sama-sama mengantongi tiga poin di laga pembuka. Malaysia saat ini memimpin puncak klasemen usai memetik kemenangan 3-0 atas Bangladesh, sedangkan timnas Indonesia membuntut di posisi kedua usai membungkam Singapura dua gol tanpa balas. Kemenangan pada laga malam ini tidak hanya menjaga gengsi rivalitas klasik Derbi Nusantara, tetapi juga membuka lebar peluang melangkah ke babak selanjutnya. Dikutip dari Antaranews.com
