Ekonomi

AAUI Laporkan Klaim Banjir Sumatera Sebesar Rp567,02 Miliar

AAUI Laporkan Klaim Banjir Sumatera Sebesar Rp567,02 Miliar

Jakarta – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat estimasi awal klaim akibat banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera mencapai Rp567,02 miliar. Data ini berasal dari laporan 39 perusahaan anggota asosiasi.

Total estimasi klaim terdiri dari asuransi properti senilai Rp492,53 miliar dan asuransi kendaraan bermotor Rp74,49 miliar. Angka ini bersifat dinamis dan masih bisa berkembang seiring proses pelaporan dan survei klaim.

Selain klaim dari sektor swasta dan perorangan, terdapat potensi klaim dari aset milik negara. Informasi informal dari konsorsium asuransi Barang Milik Negara menunjukkan potensi kerugian aset negara mencapai Rp30 miliar, namun masih bersifat exposure.

Hingga saat ini belum ada klaim yang dibayarkan karena kendala teknis di lapangan, termasuk kerusakan infrastruktur yang menyulitkan tim penilai kerugian menjangkau lokasi. AAUI menegaskan proses pembayaran klaim akan segera dilakukan setelah perhitungan bisa dipertanggungjawabkan.

AAUI berkomitmen menyederhanakan proses klaim sesuai arahan OJK dan mendorong perusahaan asuransi menyelesaikan pembayaran dalam 30 hari setelah data lengkap dan kesepakatan nilai klaim tercapai. AAUI menekankan pentingnya percepatan pembayaran klaim untuk mendukung pemulihan ekonomi daerah terdampak bencana. Dikutip dari Antaranews.com