Kementerian Perindustrian terus berupaya memperkuat industri penunjang minyak dan gas bumi dalam negeri sebagai pilar utama dalam strategi substitusi impor dan penguatan struktur industri nasional. Direktur Jenderal ILMATE Kemenperin, Setia Diarta, menegaskan bahwa industri lokal saat ini telah memiliki daya saing yang tinggi, baik dari segi penguasaan teknologi, kualitas produk, maupun kesiapan sumber daya manusia. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan peralatan migas secara mandiri dan mengurangi ketergantungan pada produk mancanegara.
Saat meninjau fasilitas produksi PT Teknologi Rekayasa Katup di Cikande, Serang, terlihat bahwa manufaktur nasional mampu memproduksi berbagai katup industri canggih berstandar internasional yang digunakan pada sektor-sektor vital. Perusahaan ini memiliki kapasitas produksi hingga 12.000 unit per tahun dan telah berhasil menembus pasar ekspor ke wilayah Timur Tengah. Pemerintah berkomitmen untuk terus konsisten mendukung penggunaan produk dalam negeri karena kebijakan ini terbukti efektif dalam menyerap tenaga kerja, meningkatkan kompetensi teknis SDM, serta membangun ekosistem industri manufaktur yang berkelanjutan dan kompetitif di kancah global. Dikutip dari Antaranews.com
