Kekalahan Persija Jakarta dari Dewa United pada pekan kedelapan Super League 2026-2027 menuai sorotan. Putra mantan pelatih Persija, Shin Tae-yong, yakni Shin Jae-won, turut angkat bicara dengan menyindir kepemimpinan wasit Erfan Efendi dalam pertandingan yang berlangsung di Banten International Stadium, Serang, Sabtu (31/10/2026). Melalui kolom komentar akun Instagram resmi Persija, Shin Jae-won menuliskan, “Menurut saya, ini adalah hasil yang diinginkan oleh wasit.” Komentar tersebut diduga berkaitan dengan sejumlah keputusan wasit sepanjang pertandingan, termasuk sembilan kartu kuning yang dikeluarkan untuk kedua tim.
Salah satu keputusan yang menjadi perhatian terjadi pada menit ke-65 ketika bek Persija, Donny Tri Pamungkas, menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan. Bermain dengan 10 pemain membuat Persija semakin kesulitan mempertahankan keunggulan. Padahal, Macan Kemayoran sempat unggul lebih dahulu melalui gol cepat Rayhan Hannan pada menit keempat. Namun, Dewa United berhasil membalikkan keadaan lewat gol Denilson dan Taisei Marukawa sehingga mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 2-1. Hasil tersebut membuat Persija gagal membawa pulang poin dari Serang sekaligus mengakhiri tren kemenangan setelah sebelumnya menaklukkan Arema FC dan Persik Kediri.
Menariknya, kritik Shin Jae-won terhadap wasit berbeda dengan evaluasi yang disampaikan sang ayah, Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan tersebut justru menilai kekalahan Persija lebih disebabkan oleh kesalahan tim sendiri, terutama dalam memanfaatkan peluang dan melakukan operan. Ia bahkan menyebut Persija seperti melakukan bunuh diri karena gagal mengoptimalkan kesempatan mencetak gol. Meski kalah dari Dewa United, Persija masih memimpin klasemen sementara Super League 2026-2027 dengan koleksi 18 poin. Namun, posisi Macan Kemayoran kini semakin terancam karena Dewa United yang berada di peringkat kedua hanya terpaut satu poin. Dikutip dari Suara.com
