Daerah

Jasa Raharja Sumbar Intensifkan Pendataan dan Koordinasi untuk Optimalkan Penerimaan Iuran Wajib Angkutan Umum

Jasa Raharja Sumbar Intensifkan Pendataan dan Koordinasi untuk Optimalkan Penerimaan Iuran Wajib Angkutan Umum

Bukittinggi – PT Jasa Raharja Wilayah Sumatera Barat melalui Jasa Raharja Cabang Bukittinggi terus melakukan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kepatuhan pemilik kendaraan angkutan umum dalam memenuhi kewajiban pembayaran Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU). Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Door to Door (DTD), Customer Relationship Management (CRM), serta koordinasi bersama Dinas Perhubungan terkait peningkatan pendapatan Iuran Wajib yang dilaksanakan pada Rabu (24/6).

Kegiatan berlangsung di sejumlah lokasi, yakni Terminal Aur Kuning Kota Bukittinggi, Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi, PT Yanti Group, dan PT Tanjung Jaya Mutiara. Dalam kegiatan tersebut, petugas Jasa Raharja melakukan pendataan kendaraan angkutan umum sekaligus memberikan edukasi kepada pemilik maupun pengelola perusahaan angkutan mengenai pentingnya kepatuhan pembayaran IWKBU sebagai bentuk perlindungan dasar bagi penumpang angkutan umum.

Selain melakukan pendataan dan penagihan, Jasa Raharja juga melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi guna membahas berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan penerimaan Iuran Wajib. Sinergi antarinstansi dinilai penting untuk memastikan seluruh kendaraan angkutan umum yang beroperasi telah memenuhi kewajiban administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas rencana pelaksanaan Ramp Check menjelang masa libur panjang sekolah. Kegiatan pemeriksaan kendaraan tersebut bertujuan memastikan kesiapan armada angkutan umum dari aspek keselamatan, kelayakan teknis, dan kelengkapan administrasi guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama periode liburan.

Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, mengatakan bahwa kepatuhan pembayaran IWKBU memiliki peran penting dalam mendukung perlindungan bagi penumpang angkutan umum.

“IWKBU merupakan salah satu instrumen perlindungan dasar bagi penumpang angkutan umum. Karena itu, kami terus melakukan pendekatan langsung kepada perusahaan dan pemilik kendaraan agar kepatuhan pembayaran dapat terus meningkat. Selain itu, koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan berbagai pemangku kepentingan juga diperlukan untuk memastikan aspek keselamatan transportasi berjalan beriringan dengan kepatuhan administrasi,” ujar Teguh Afrianto.

Ia menambahkan bahwa menjelang liburan sekolah, perhatian terhadap keselamatan transportasi perlu semakin ditingkatkan mengingat adanya potensi peningkatan mobilitas masyarakat. Melalui kegiatan pendataan, koordinasi, dan persiapan Ramp Check, Jasa Raharja berharap seluruh armada angkutan umum yang beroperasi dapat memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan memenuhi standar keselamatan.

Jasa Raharja Sumatera Barat berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Dinas Perhubungan, operator angkutan umum, serta seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan kepatuhan pembayaran Iuran Wajib sekaligus mendukung terwujudnya sistem transportasi yang berkeselamatan bagi masyarakat.