Sulawesi Selatan – Bertempat di Kantor Kecamatan Tallo, PT Jasa Raharja Wilayah Sulawesi Selatan menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait Penataan dan Rekayasa Lalu Lintas pada Selasa, 5 Mei 2026. Pertemuan ini difokuskan pada optimalisasi jaringan jalan kabupaten/kota di wilayah Kecamatan Tallo guna menciptakan arus lalu lintas yang lebih tertib dan aman bagi masyarakat.
Kegiatan strategis ini diinisiasi oleh Dinas Perhubungan Kota Makassar sebagai langkah responsif terhadap dinamika transportasi di wilayah tersebut. Forum ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan terkait, mulai dari Satlantas Polrestabes Makassar, Kapolsek Tallo, perwakilan Dishub Provinsi Sulsel, hingga Danramil 1408/02 Tallo. Turut hadir pula PD Pasar, Camat Tallo, serta seluruh Lurah se-Kecamatan Tallo.
Dalam diskusi tersebut, para peserta menyoroti tingginya hambatan samping yang sering memicu kemacetan dan potensi kecelakaan. Sebagai hasilnya, forum menyepakati langkah tegas untuk melakukan penertiban parkir terhadap pelaku usaha ekspedisi yang kerap menggunakan badan jalan sebagai lahan parkir pribadi. Langkah ini diambil untuk mengembalikan fungsi jalan raya sebagai fasilitas publik yang bebas hambatan.
Selain penertiban parkir, FGD ini juga menghasilkan kesepakatan mengenai penataan lanjutan di kawasan industri. Pemerintah akan memberlakukan lokasi khusus bongkar muat secara lebih ketat di kawasan KIMA Makassar. Hal ini bertujuan agar aktivitas logistik yang tinggi di area tersebut tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalan utama yang bersinggungan langsung dengan pemukiman warga.
Partisipasi Jasa Raharja Sulsel dalam giat ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program keselamatan berlalu lintas. Melalui penataan dan rekayasa jalan yang lebih baik, diharapkan tingkat risiko kecelakaan dapat diminimalisir secara signifikan, sehingga tercipta keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan di Kota Makassar.
