Kalimantan Tengah – Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Tengah melalui Penanggung Jawab Samsat Kuala Kapuas, Yosua Sutikno, kembali menguatkan komitmen kolaborasi keselamatan transportasi dengan menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) pada Rabu (22/4). Kegiatan ini berlangsung di Aula Rapat Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas sebagai wadah strategis untuk melakukan evaluasi sekaligus mempercepat langkah konkret dalam pencegahan kecelakaan lalu lintas.
FGD ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Satlantas Polres Kapuas AKP Aries Gunawan, Kepala Dinas Perhubungan Kapuas Teras, ST., MT, jajaran Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, BAPERRIDA, serta stakeholder terkait lainnya. Dalam forum tersebut, para peserta memaparkan kondisi lalu lintas di wilayah Kapuas secara komprehensif, termasuk analisis data kecelakaan hingga 30 Maret 2026, evaluasi tren kecelakaan tahun 2024 dan 2025, serta identifikasi titik rawan kecelakaan di berbagai kecamatan.
Selain itu, forum juga membahas rencana aksi tindak lanjut FKLL yang difokuskan pada upaya penanganan titik rawan kecelakaan, khususnya di Kecamatan Kapuas Tengah. Diskusi yang berlangsung interaktif ini menghasilkan berbagai masukan strategis, mulai dari penguatan pengawasan, peningkatan sarana prasarana keselamatan jalan, hingga langkah edukasi kepada masyarakat guna menekan angka kecelakaan secara berkelanjutan.
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Kalimantan Tengah, Alfin Syahrin, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci utama dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan berkeselamatan. “Melalui forum ini, kita tidak hanya berbagi data, tetapi juga menyatukan langkah dalam menentukan solusi yang tepat dan terukur. Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis upaya pencegahan kecelakaan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
