Jakarta – Sejumlah wilayah di Jakarta Selatan dilaporkan terendam banjir akibat hujan lebat di area hulu yang memicu luapan Kali Krukut pada Jumat pagi. Lokasi terdampak paling signifikan berada di Kelurahan Cilandak Timur dan Bintaro dengan ketinggian air mencapai lima puluh hingga enam puluh sentimeter. Kondisi ini memaksa puluhan warga di Jalan NIS dan kawasan Bintaro untuk segera meninggalkan rumah dan menuju ke tempat pengungsian sementara di masjid serta musholla terdekat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah mencatat terdapat puluhan RT dan beberapa ruas jalan yang tergenang hingga pukul tujuh pagi. Petugas gabungan dari berbagai dinas terkait telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan monitoring serta percepatan penyedotan air menggunakan pompa agar genangan segera surut. Para camat dan lurah setempat juga telah diminta untuk memastikan ketersediaan kebutuhan dasar serta bantuan logistik bagi para penyintas yang berada di titik pengungsian.
Masyarakat yang tinggal di area rawan bencana diimbau untuk terus waspada terhadap potensi kenaikan air dan menjaga fungsi tali-tali air di lingkungan masing-masing. Pemerintah menyediakan layanan pusat informasi darurat melalui nomor telepon khusus yang dapat diakses secara gratis selama dua puluh empat jam penuh bagi warga yang membutuhkan bantuan evakuasi. Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh warga dan mempercepat normalisasi akses jalan yang terputus. Dikutip dari Metrotvnews.com
