Kulon Progo — PT Jasa Raharja terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis kepada masyarakat melalui kegiatan survey ahli waris korban meninggal dunia (MD) atas nama Waluya sekaligus pelaksanaan SIGAP Prioritas di Kaligalang RT 040/020, Kaliagung, Sentolo, Kulon Progo , Selasa 22 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Jasa Raharja untuk memastikan proses pelayanan kepada keluarga korban berjalan sesuai ketentuan, sekaligus memastikan hak ahli waris dapat diproses secara tepat dan optimal.
Dalam kegiatan tersebut, Hendratno Bagus S selaku PJJR Samsat Bantul melakukan koordinasi dan verifikasi bersama Karyono selaku adik korban serta Mulyadi selaku paman korban. Survey dilakukan untuk memastikan keabsahan korban dan ahli waris, memverifikasi kelengkapan persyaratan administrasi, serta mendukung percepatan proses penyelesaian santunan. Selain memastikan aspek administrasi, Jasa Raharja juga memberikan dukungan moral dan pendampingan kepada keluarga korban sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat yang terdampak kecelakaan lalu lintas.
Kegiatan tersebut sekaligus dimanfaatkan Jasa Raharja untuk memberikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat mengenai pentingnya tertib membayar pajak kendaraan bermotor serta manfaat Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Edukasi juga mencakup pentingnya tertib berlalu lintas sebagai upaya bersama untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan menekan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Melalui SIGAP Prioritas dan pelayanan yang dilakukan secara langsung, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan kepastian pelayanan, memperkuat edukasi keselamatan, serta memastikan perlindungan dasar dapat dirasakan oleh masyarakat secara optimal.
Hendratno Bagus S. selaku PJJR Samsat Bantul menyampaikan bahwa kegiatan survey ahli waris korban meninggal dunia atas nama Waluya merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk memastikan hak keluarga korban dapat diproses secara tepat dan sesuai ketentuan. “Kami melakukan survey secara langsung untuk memastikan keabsahan ahli waris, memverifikasi kelengkapan administrasi, serta memastikan tidak terdapat kendala dalam proses pelayanan santunan. Kami ingin memastikan bahwa hak ahli waris dapat diproses secara tepat dan pelayanan Jasa Raharja benar-benar dirasakan oleh keluarga korban,” ujarnya.
Menurut Hendratno, kehadiran petugas Jasa Raharja di tengah keluarga korban tidak hanya bertujuan menyelesaikan proses administratif, tetapi juga memberikan pendampingan dan dukungan kepada ahli waris. “Dalam kondisi keluarga yang sedang menghadapi musibah, kami berupaya memberikan pelayanan secara humanis, dengan memberikan informasi yang jelas dan pendampingan pada setiap tahapan proses pelayanan. Melalui SIGAP Prioritas, kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang membutuhkan mendapatkan perhatian dan pelayanan secara langsung, cepat, dan tepat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Hendratno menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai keselamatan berlalu lintas dan kewajiban sebagai pemilik kendaraan. “Kami terus mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, tertib membayar pajak kendaraan bermotor, serta memenuhi SWDKLLJ. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan kepatuhan dan kesadaran masyarakat, kita berharap risiko kecelakaan lalu lintas dapat ditekan dan perlindungan bagi masyarakat dapat semakin optimal,” pungkasnya.
