Jakarta – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto akan menambah personel TNI di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Penambahan personel ini bertujuan mempercepat proses rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana, termasuk pembangunan jembatan, hunian, serta layanan kesehatan.
Saat ini, personel TNI yang terlibat berjumlah 36.636 orang dan akan ditambah dari unsur Batalyon Zeni, satuan tempur, serta tenaga kesehatan. Mereka akan membantu pemasangan jembatan bailey, pembangunan hunian sementara dan hunian tetap, normalisasi jalan, distribusi air bersih dan logistik, serta trauma healing bagi warga terdampak.
TNI juga membantu distribusi hasil bumi dari Bener Meriah ke Medan dan Jakarta dengan total 52 ton sayur-mayur dan cabai. Untuk mendukung distribusi logistik, TNI mengerahkan 84 unit alutsista melalui jalur udara, laut, dan darat. Hingga kini, logistik yang disalurkan mencapai 2.428 ton.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan Polri mengerahkan 11.625 personel dari Polda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Polri juga mengoperasikan empat kapal, dua pesawat, dan delapan helikopter, dengan total bantuan logistik yang telah disalurkan mencapai 129,7 ton melalui 346 sorti penerbangan.
Selain itu, Polri mendistribusikan bantuan melalui Bandara Kualanamu Medan dan Bandara Rembele Takengon, serta membagikan 86 unit Starlink untuk menjaga komunikasi di wilayah terdampak bencana. Dikutip dari RRI.co.id
