Jakarta – Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana, meyakini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya tinggal menunggu waktu untuk mencapai level 9.000. Ia menilai investor ritel menjadi salah satu penopang utama pergerakan indeks ke level tersebut.
Oki mengatakan tren penguatan IHSG diprediksi berlanjut hingga tahun depan, didukung valuasi saham yang masih murah dan ekspektasi pertumbuhan EPS sekitar 12 persen. Ia mendorong investor memanfaatkan momentum ini untuk mengalokasikan investasi, sambil tetap memperhatikan fundamental, analisis teknikal, likuiditas, dan track record saham.
Ia juga menekankan bahwa banyak saham di luar blue-chip memiliki fundamental yang baik dan potensi pertumbuhan menarik, sehingga peluang investasi tidak terbatas hanya pada saham besar.
Data Bursa Efek Indonesia pada Selasa (9/12) mencatat IHSG ditutup melemah 53,51 poin atau 0,61 persen ke posisi 8.657,18, dengan frekuensi perdagangan 3,12 juta kali dan volume transaksi 54,21 miliar saham senilai Rp26,17 triliun. Sebanyak 250 saham naik, 432 turun, dan 119 stagnan. Dikutip dari Antaranews.com
