Karawang – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama pihak Kepolisian resmi menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) mulai Jumat pagi (3/4/2026). Langkah strategis ini diambil guna mengurai kepadatan volume kendaraan yang menuju arah Timur Trans Jawa pada periode libur Jumat Agung. Atas diskresi kepolisian, sistem lawan arah satu lajur ini diberlakukan mulai dari KM 47 hingga KM 66 arah Cikampek sejak pukul 09.18 WIB untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di tengah meningkatnya jumlah pemudik singkat.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa penerapan contraflow ini bersifat situasional dan sangat bergantung pada kondisi dinamika di lapangan. Koordinasi intensif terus dilakukan antara petugas Jasa Marga dan kepolisian guna menjaga aspek keselamatan serta kelancaran perjalanan. Petugas di lapangan akan terus memantau titik-titik krusial kepadatan untuk menentukan apakah area rekayasa lalu lintas perlu diperpanjang atau dihentikan sesuai dengan kebutuhan arus kendaraan yang melintas dari arah Jakarta.
Menanggapi pemberlakuan rekayasa ini, Jasa Marga mengimbau seluruh pengguna jalan Tol Trans Jawa untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan menjaga jarak aman dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Pengendara diingatkan untuk memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima, serta mencukupi saldo uang elektronik sebelum memasuki tol. Selain itu, masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan demi kenyamanan perjalanan selama masa libur panjang Paskah 2026. Dikutip dari Antaranews.com
