Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum membangun dua puskesmas darurat di Provinsi Aceh sebagai langkah cepat penanganan pascabencana banjir bandang. Fasilitas darurat ini didirikan di Kabupaten Aceh Tenggara dan Kabupaten Aceh Timur untuk memastikan masyarakat terdampak tetap mendapatkan akses kesehatan yang memadai. Pembangunan ini menjadi prioritas agar fungsi layanan publik di sektor kesehatan tidak terhenti meskipun bangunan permanen mengalami kerusakan berat.
Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa penyediaan infrastruktur kesehatan ini juga bertujuan memberikan lingkungan kerja yang aman bagi tenaga medis dalam menjalankan tugasnya. Berdasarkan data terbaru, progres pembangunan di wilayah Lokop telah menyentuh angka tujuh puluh lima persen, sementara di wilayah Laklak mencapai tiga puluh lima persen. Pemerintah terus melakukan percepatan pembangunan fisik agar fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan secara fungsional oleh warga sekitar.
Pekerjaan yang sedang berlangsung saat ini meliputi pemasangan instalasi sanitasi serta penyempurnaan struktur bangunan agar sesuai dengan standar teknis yang memadai. Kementerian PU menargetkan kedua puskesmas darurat tersebut dapat selesai sepenuhnya pada bulan Februari 2026 mendatang. Dengan pulihnya fasilitas kesehatan ini, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Aceh kembali stabil dan mendukung proses pemulihan wilayah pascabencana secara berkelanjutan. Dikutip dari RRI.co.id
