Ekonomi

Kadin: Forum RI-Jepang Jadi Kunci Indonesia Keluar dari Middle Income Trap

Kadin: Forum RI-Jepang Jadi Kunci Indonesia Keluar dari Middle Income Trap

JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menegaskan bahwa Forum Bisnis Indonesia–Jepang di Tokyo merupakan momentum krusial untuk membawa Indonesia keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap). Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyatakan bahwa penguatan investasi dan inovasi di sektor strategis seperti energi hijau, manufaktur, dan ekonomi digital menjadi kunci utama. Forum yang berlangsung di tengah kunjungan resmi Presiden RI Prabowo Subianto ini bertujuan meningkatkan hubungan bilateral ke level yang lebih progresif guna menjawab tantangan ekonomi global.

Dalam forum tersebut, Anindya menekankan pentingnya bagi dunia usaha untuk tetap adaptif dan berani bergerak maju meskipun di tengah dinamika geopolitik yang tidak menentu. Senada dengan hal tersebut, Ketua Komite Bilateral Jepang Kadin Indonesia, Muhammad Lutfi, menyoroti pentingnya konsep value co-creation dalam kemitraan kedua negara. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok global dan daya saing industri nasional secara konkret, sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat melampaui capaian-capaian sebelumnya melalui sinergi investasi yang berkelanjutan.

Pertemuan strategis ini membuahkan hasil signifikan dengan pengumuman sejumlah nota kesepahaman (MoU) yang mencakup nilai perdagangan sekitar 23,6 miliar dolar AS. Kerja sama tersebut meliputi proyek-proyek raksasa seperti pengembangan Lapangan Gas Abadi di Blok Masela oleh INPEX dan PT Pertamina (Persero), ekosistem semikonduktor, hingga energi panas bumi. Melalui optimalisasi revisi Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) dan momentum World Expo Osaka 2025, Kadin optimis kemitraan ini akan menciptakan peluang investasi nyata yang memperkokoh fondasi ekonomi nasional. Dikutip dari Antaranews.com