Karawang – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus memperkuat pemeliharaan berkala di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek sebagai upaya menjaga keandalan infrastruktur dan kualitas layanan bagi pengguna jalan. Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa langkah preventif ini sangat krusial mengingat Tol Jakarta-Cikampek merupakan jalur vital dengan volume lalu lintas yang sangat tinggi di jaringan Trans Jawa. Pemeliharaan ini bertujuan untuk memastikan kondisi perkerasan jalan tetap laik dan aman dilintasi, terutama guna menunjang keselamatan berkendara di sepanjang jalur tersebut.
Dalam realisasinya pada akhir Februari 2026, Jasa Marga telah merampungkan pekerjaan patching di 172 titik Jalur A arah Cikampek, mulai dari KM 07+500 hingga KM 71+850. Selain itu, perbaikan serupa dilakukan di 82 titik Jalur B arah Jakarta serta pada area Off Ramp Cikarang Timur. Tak hanya penambalan lubang, JTT juga melaksanakan rekonstruksi jalan di Off Ramp Dry Port lajur 2 yang dijadwalkan berlangsung hingga Senin (2/3). Pekerjaan ini difokuskan pada area dengan beban lalu lintas berat guna memastikan struktur perkerasan jalan tetap andal dan tidak mudah rusak.
Guna meminimalkan hambatan lalu lintas, seluruh pengerjaan dilakukan dengan koordinasi ketat serta penyampaian informasi dini melalui Dynamic Message Sign (DMS) di sepanjang ruas tol. Pihak Jasa Marga memohon maaf atas potensi ketidaknyamanan yang muncul selama proses perbaikan berlangsung. Pengguna jalan diimbau untuk selalu waspada, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Pemeliharaan rutin ini merupakan komitmen berkelanjutan Jasa Marga dalam memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol demi kenyamanan mobilitas masyarakat. Dikutip dari Antaranews.com
