Ragam

Ingin Terhindar dari Katarak? Gunakan Kacamata Anti-UV Saat Beraktivitas

Ingin Terhindar dari Katarak? Gunakan Kacamata Anti-UV Saat Beraktivitas

Jakarta – Dokter spesialis mata subspesialis katarak dan bedah refraksi, dr. Amir Shidik, Sp.M, Subsp.K.B.R, menekankan pentingnya penggunaan kacamata pelindung sinar ultraviolet (UV) saat beraktivitas di luar ruangan guna mencegah katarak. Dalam diskusi kesehatan di Jakarta, Rabu (8/4/2026), ia menjelaskan bahwa kacamata pelindung tidak harus berwarna hitam, melainkan wajib memiliki lensa dengan fitur pelindung UV yang teruji. Penggunaan kacamata yang hanya berwarna gelap tanpa proteksi UV justru dianggap berbahaya karena hanya memberikan rasa nyaman semu tanpa melindungi mata dari kerusakan jaringan.

Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat memicu katarak, yaitu kondisi di mana lensa mata menjadi keruh dan menyebabkan gangguan penglihatan. Selain katarak, radiasi UV yang intens juga berisiko merusak saraf mata dan retina dalam jangka panjang. dr. Amir menyarankan masyarakat untuk mulai menggunakan proteksi tambahan seperti kacamata anti-UV dan topi lebar, terutama saat harus beraktivitas di bawah terik matahari pada pukul 10.00 pagi ke atas, ketika indeks UV mencapai puncaknya.

Bagi kelompok usia anak-anak yang mungkin kurang nyaman menggunakan kacamata, penggunaan topi lebar menjadi alternatif yang efektif untuk menghalau cahaya matahari langsung agar tidak masuk ke mata. Mengingat katarak sering kali berkembang secara perlahan tanpa gejala yang mencolok pada tahap awal, pencegahan sejak dini melalui alat pelindung mata menjadi langkah krusial untuk menjaga kesehatan mata dan kualitas hidup di masa depan. Dikutip dari Antaranews.com