Daerah

Dari Politeknik Transportasi Darat,Jasa Raharja Titipkan Pesan untuk Para Pengendara Muda

Dari Politeknik Transportasi Darat,Jasa Raharja Titipkan Pesan untuk Para Pengendara Muda

Tabanan — Setiap mimpi membutuhkan perjalanan untuk mencapainya. Namun, perjalanan tersebut tentu harus dimulai dengan satu hal penting: keselamatan. Pesan inilah yang mengemuka dalam kegiatan Safety Riding dan Safety Campaign bersama AHM Honda bertajuk “Seminar Secangkir Kopi Sejuta Mimpi” yang berlangsung di Politeknik Transportasi Darat Bali (Poltrada Bali) Kampus Tabanan, Jumat (25/9).

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali yang terdiri dari Kepala Bagian Operasional Alwin Bahar, S.H., M.M., Kepala Sub Bagian Pelayanan Andika Kusuma Jaya, S.Pd., M.M., serta Kepala Sub Bagian Keuangan, Akuntansi dan ESG Wahyu Dwi Astowo, S.E., beserta tim.

Mengangkat tema yang dekat dengan kehidupan generasi muda, kegiatan safety campaign menjadi ruang edukasi untuk menanamkan pentingnya keselamatan dalam setiap perjalanan. Pesan keselamatan tersebut menjadi semakin relevan bagi mahasiswa Poltrada Bali yang berada dalam lingkungan pendidikan transportasi.

Melalui kegiatan ini, keselamatan berkendara tidak hanya dipandang sebagai kewajiban untuk mematuhi aturan lalu lintas, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga perjalanan menuju cita-cita tetap berlangsung dengan aman.

Di sela kegiatan, Jasa Raharja juga menyampaikan informasi mengenai Program Relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor Provinsi Bali Tahun 2026. Sosialisasi tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan informasi program kepada para peserta sehingga mereka dapat mengetahui kebijakan yang sedang berlangsung dan memahami informasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan aplikasi MyJasfren sebagai bagian dari pemanfaatan layanan digital Jasa Raharja. Kehadiran informasi mengenai layanan digital tersebut melengkapi kegiatan edukasi dengan memperkenalkan berbagai kemudahan layanan yang dapat diakses masyarakat.

Kepala Bagian Operasional PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali Alwin Bahar, S.H., M.M., menyampaikan bahwa edukasi keselamatan perlu terus dilakukan, khususnya kepada generasi muda yang nantinya akan menjadi bagian dari ekosistem transportasi.

“Keselamatan bukan hanya tentang bagaimana kita berkendara, tetapi bagaimana kita menghargai perjalanan dan menjaga diri maupun pengguna jalan lainnya. Karena itu, kami sangat mengapresiasi ruang edukasi seperti ini. Dari kampus, pesan keselamatan bisa tumbuh menjadi kebiasaan yang dibawa ke jalan raya,” ujar Alwin.

Menurutnya, penyampaian informasi mengenai relaksasi pajak dan layanan digital dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendekatkan informasi Jasa Raharja kepada masyarakat melalui berbagai ruang interaksi.

Di tempat terpisah, Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali Abdillah, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa membangun budaya keselamatan membutuhkan proses edukasi yang konsisten dan menyasar berbagai kelompok masyarakat, termasuk generasi muda.

“Kami ingin pesan keselamatan tidak berhenti sebagai materi seminar, tetapi bisa menjadi kebiasaan yang dibawa dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak muda memiliki perjalanan yang panjang untuk mengejar cita-cita mereka, dan perjalanan itu harus dimulai dengan kesadaran untuk selalu mengutamakan keselamatan,” ungkap Abdillah.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi ruang pertemuan antara edukasi keselamatan, literasi layanan publik, dan pemanfaatan teknologi.

“Keselamatan, kepatuhan, dan pemanfaatan layanan digital merupakan bagian yang saling berkaitan. Kami akan terus menghadirkan edukasi dengan pendekatan yang dekat dengan masyarakat agar pesan yang disampaikan tidak hanya didengar, tetapi juga dapat diterapkan,” tutup Abdillah.