Ekonomi

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemerintah Percepat Distribusi Pangan

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemerintah Percepat Distribusi Pangan

Jakarta – Kementerian Perdagangan bersama sejumlah kementerian dan lembaga sepakat untuk mempercepat distribusi barang kebutuhan pokok ke seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi menjelang periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Meski stok pangan nasional seperti telur, minyak goreng, dan daging ayam saat ini dinyatakan aman, pemerintah tetap waspada terhadap risiko hambatan logistik di lapangan.

Berdasarkan data BMKG, wilayah Sulawesi dan Papua diperkirakan akan mengalami curah hujan tinggi pada Februari hingga Maret mendatang. Kondisi ini berpotensi menghambat jalur pengiriman barang, sehingga distributor termasuk Bulog dan ID FOOD diinstruksikan untuk mulai mengirimkan pasokan ke daerah-daerah lebih awal. Percepatan ini bertujuan agar komoditas pangan sudah tersedia di gudang penyimpanan sebelum cuaca memburuk, guna mencegah kelangkaan di pasar lokal.

Selain memastikan kelancaran distribusi melalui koordinasi dengan Kementerian Perhubungan terkait layanan pelabuhan, pemerintah juga fokus menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen. Pengawasan dilakukan secara rutin agar harga pangan di berbagai daerah tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan. Melalui sinergi lintas sektoral ini, pemerintah berupaya memastikan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat selama hari besar keagamaan. Dikutip dari Antaranews.com