Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional 1.512 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah Pulau Jawa. Keputusan strategis ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional serta kelayakan sarana dan prasarana program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan bahwa program prioritas nasional tersebut memenuhi kriteria kesehatan, sanitasi, dan keamanan pangan yang ketat sebelum dilanjutkan kembali secara masif.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini (YZ), memberikan apresiasi atas ketegasan BGN dalam melakukan penataan tata kelola program MBG. Menurutnya, penghentian sementara ini adalah bukti keseriusan pemerintah dalam menjaga standar mutu layanan bagi masyarakat. “Ketegasan ini menunjukkan komitmen BGN untuk menjamin keamanan makanan agar program MBG terus berlanjut dengan kualitas yang lebih baik,” ujar Yahya di Jakarta, Kamis (12/3/2026). Ia juga mengusulkan adanya pakta integritas bagi pengelola SPPG sebagai wujud keseriusan untuk berbenah.
Beberapa faktor utama yang memicu penonaktifan sementara ini meliputi belum adanya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), permasalahan pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta minimnya fasilitas mess bagi tenaga pelaksana. Terkait kendala administratif, Yahya Zaini meminta pihak Dinas Kesehatan di daerah untuk tidak mempersulit prosedur pengurusan SLHS. Koordinasi intensif antara BGN dan pemerintah daerah sangat diperlukan agar pengelola dapur tidak terhambat oleh birokrasi yang rumit dan proses yang memakan waktu lama.
Adapun sebaran 1.512 SPPG yang dihentikan sementara ini mencakup wilayah DKI Jakarta (50 unit), Banten (62 unit), Jawa Barat (350 unit), Jawa Tengah (54 unit), Jawa Timur (788 unit), dan DI Yogyakarta (208 unit). BGN menegaskan bahwa proses pembenahan ini akan dipantau secara ketat agar seluruh fasilitas operasional memenuhi standar tata kelola yang ditetapkan. Dengan adanya penataan ini, diharapkan seluruh ekosistem program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih profesional dan memberikan manfaat kesehatan maksimal bagi generasi mendatang. Dikutip dari RRI.co.id
