Jakarta – PT Zurich General Takaful Indonesia atau Zurich Syariah menyatakan optimisme tinggi dalam memenuhi persyaratan ekuitas minimum tahap kedua yang ditetapkan regulator. Direktur Utama Zurich Syariah, Hilman Simanjuntak, mengungkapkan bahwa perusahaan menargetkan pemenuhan standar ekuitas tahun 2028 tersebut dapat tercapai lebih awal pada tahun 2026 ini. Strategi utama yang dijalankan adalah melalui akumulasi laba dari kinerja bisnis yang tumbuh secara sehat dan konsisten, sehingga memperkuat struktur permodalan perusahaan tanpa kendala berarti.
Kekuatan modal yang solid ini memungkinkan Zurich Syariah untuk lebih fokus menghadirkan inovasi produk perlindungan bagi masyarakat. Salah satu fokus utamanya adalah pengembangan asuransi mikro syariah yang menyasar kelompok masyarakat dengan akses terbatas terhadap layanan keuangan. Selain didukung oleh profitabilitas internal, entitas bisnis di bawah naungan Zurich Group ini juga memiliki jaminan dukungan modal dari grup global yang memiliki fundamental keuangan sangat kuat dengan rasio kecukupan modal atau risk based capital yang jauh melampaui ketentuan minimum otoritas.
Manajemen Zurich Indonesia menegaskan bahwa seluruh entitas bisnis mereka saat ini telah mematuhi ketentuan ekuitas minimum yang diwajibkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Penguatan regulasi terkait permodalan ini dipandang sebagai langkah positif untuk meningkatkan tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas di industri asuransi nasional. Dengan fondasi keuangan yang kokoh dan kepercayaan masyarakat yang terus terjaga, Zurich berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pasar serta memberikan layanan perlindungan asuransi yang lebih berkualitas bagi seluruh nasabah di Indonesia. Dikutip dari Antaranews.com
