Daerah

PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur : Jasa Raharja NTT dan Pembina Samsat Perkuat Sinergi dengan Media

PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur : Jasa Raharja NTT dan Pembina Samsat Perkuat Sinergi dengan Media

Kupang — PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur menggelar media gathering bersama insan media di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Kegiatan yang berlangsung di Kantor PT Jasa Raharja Wilayah NTT ini menghadirkan unsur Pembina Samsat Provinsi NTT dari Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) serta Direktorat Lalu Lintas Polda NTT.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris BPAD Provinsi NTT, Drs. Yoseph Florianus Napal, MM, Kepala Bidang Pendapatan I BPAD Provinsi NTT, Oktavianus Mare, S.S., beserta tim. Dari kepolisian hadir Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda NTT, AKBP Nur’aini Rosyidah. Pertemuan ini juga diikuti awak media dari berbagai platform, mulai dari media daring, cetak, hingga radio.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara penyelenggara negara dan media untuk membahas pelayanan kepada masyarakat, khususnya terkait santunan kecelakaan lalu lintas serta penguatan program Samsat di Nusa Tenggara Timur.

Data yang dipaparkan menunjukkan, di wilayah Timor, Sumba, dan Alor tercatat 59 korban meninggal dunia dan 1.167 korban luka-luka yang telah menerima santunan dari PT Jasa Raharja dengan total nilai Rp11,4 miliar.

Sementara di wilayah Flores, tercatat 48 korban meninggal dunia dan 318 korban luka-luka dengan total santunan mencapai Rp5,35 miliar.

Secara keseluruhan di wilayah Nusa Tenggara Timur, terdapat 107 korban meninggal dunia dan 1.485 korban luka-luka yang menerima santunan dari PT Jasa Raharja dengan total nilai Rp16,76 miliar.

Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja NTT, Sumantri Baswan, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk menjaga transparansi pelayanan sekaligus memperkuat sinergi bersama Pembina Samsat dan insan pers.

Menurut Sumantri, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, terutama terkait layanan santunan dan kewajiban masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

“Media adalah mitra strategis kami. Informasi yang akurat dan edukatif akan membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas dan kepatuhan administrasi kendaraan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan sejumlah program yang dijalankan oleh Pembina Samsat Provinsi NTT. Salah satunya adalah program doorprize emas bagi wajib pajak patuh, sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang membayar pajak kendaraan tepat waktu.

Program ini memberikan kesempatan kepada wajib pajak yang telah melunasi kewajibannya untuk mengikuti doorpriz emas, dengan tujuan mendorong meningkatnya kepatuhan pajak kendaraan bermotor di NTT.

Selain itu, pemerintah daerah bersama Pembina Samsat juga menghadirkan program diskon pajak kendaraan bermotor tahun 2026, yang diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus mendorong pemilik kendaraan untuk menyelesaikan tunggakan pajak.

Sementara itu, menjelang mudik Lebaran 2026, PT Jasa Raharja bersama kepolisian dan instansi terkait menyiapkan berbagai langkah peningkatan keselamatan berlalu lintas. Program ini meliputi edukasi keselamatan, layanan pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi melalui Mobil Unit Keselamatan Lalu Lintas (MUKL), serta penguatan koordinasi di titik-titik transportasi.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda NTT, AKBP Nur’aini Rosyidah, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan keselamatan di jalan.

“Keselamatan lalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara kepolisian, Jasa Raharja, pemerintah daerah, dan media menjadi kunci dalam membangun kesadaran masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara pemerintah dan media semakin kuat sehingga berbagai informasi penting terkait pelayanan publik dapat tersampaikan secara luas dan tepat kepada masyarakat.