Tapanuli Utara – TNI terus membuka akses jalan di wilayah terdampak bencana di Sumatra Utara. Dalam tujuh hari, jalur sepanjang sekitar 38 kilometer berhasil dibuka dari Tapanuli Utara menuju Tapanuli Tengah hingga mencapai Adian Koting, Desa Sibalanga.
Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto mengatakan medan yang semakin berat membuat progres harian menurun. Jika sebelumnya bisa membuka 38 kilometer dalam tujuh hari, kini hanya sekitar 500 meter per hari. Banyak titik jalan terputus dan tidak dapat dilalui kendaraan, termasuk alat berat.
Untuk mempercepat distribusi bantuan, TNI menyiapkan pembangunan jembatan darurat jenis Bailey di beberapa titik. Tim teknis dari Jakarta juga telah digerakkan untuk memastikan jalur logistik kembali tersambung.
Selain itu, TNI mengerahkan peralatan tambahan berupa sling dan perlengkapan pendukung lainnya yang dikirimkan oleh Panglima TNI, KASAD, dan Menteri Pertahanan. Upaya ini diharapkan mempercepat pemulihan akses dan memperlancar penyaluran bantuan ke daerah terdampak. Dikutip dari RRI.co.id
