Kalimantan Tengah – Dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), Tim Pembina Samsat Gunung Mas melaksanakan kegiatan GASPOLL (Gerakan Akselerasi Penerimaan Collection) dengan menyambangi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah Kuala Kurun, Rabu (23/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya jemput bola untuk mendekatkan layanan Samsat sekaligus mendorong kesadaran masyarakat agar tertib memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor.
Melalui kegiatan tersebut, Tim Pembina Samsat memberikan informasi dan edukasi kepada pegawai serta masyarakat mengenai pentingnya membayar PKB dan SWDKLLJ tepat waktu. GASPOLL juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi kendaraan yang masih memiliki kewajiban pembayaran sekaligus memberikan kemudahan bagi wajib pajak dalam memperoleh informasi terkait status kewajibannya. Pendekatan pelayanan secara langsung diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan Samsat dan mendorong pembayaran pajak secara lebih mudah, cepat, dan tepat.
Kepala PT Jasa Raharja Wilayah Kalimantan Tengah, Alfin Syahrin, menyampaikan bahwa GASPOLL merupakan bentuk kolaborasi Tim Pembina Samsat dalam membangun budaya kepatuhan masyarakat melalui pelayanan yang lebih proaktif. “Kami terus mendorong agar pelayanan Samsat tidak hanya menunggu masyarakat datang ke kantor, tetapi juga hadir secara langsung di tengah masyarakat. Melalui GASPOLL, kami ingin memberikan kemudahan sekaligus mengingatkan bahwa pembayaran PKB dan SWDKLLJ merupakan kewajiban yang memiliki manfaat penting, baik dalam mendukung pembangunan daerah maupun memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Alfin menambahkan, sinergi antara Pemerintah Daerah, Kepolisian, dan Jasa Raharja menjadi kunci dalam meningkatkan kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak wajib pajak. Dengan pendekatan jemput bola, edukasi yang konsisten, serta kemudahan akses pelayanan, kami optimistis kepatuhan masyarakat di Kabupaten Gunung Mas dapat terus meningkat dan pada akhirnya memberikan kontribusi terhadap optimalisasi penerimaan PKB maupun SWDKLLJ,” pungkasnya.
