Daerah

Jasa Raharja Perkuat Sinergi Lintas Sektor melalui Forum Komunikasi Lalu Lintas Kabupaten Bantul

Jasa Raharja Perkuat Sinergi Lintas Sektor melalui Forum Komunikasi Lalu Lintas Kabupaten Bantul

Bantul — PT Jasa Raharja melalui KPJR Tk. I Bantul bersama Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) Kabupaten Bantul melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) di Ruang Rapat Satpas SIM Polres Bantul, Jumat (21/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum koordinasi lintas sektor untuk membahas berbagai permasalahan lalu lintas, khususnya penentuan titik rawan kecelakaan (black spot) serta langkah intervensi yang dapat dilakukan untuk mencegah kecelakaan dan meminimalkan dampak terhadap pengguna jalan.

Dalam pembahasan, FKLL Kabupaten Bantul menyoroti sejumlah ruas jalan yang tercatat sebagai lokasi rawan kecelakaan. Beberapa di antaranya meliputi Tikungan Bokong Semar Piyungan, Tikungan Singosaren Ringroad, Simpang Empat Blok O Banguntapan, serta Jalan Wates di depan Circle K. Kondisi di sejumlah titik tersebut memerlukan perhatian dan penanganan melalui langkah yang sesuai dengan karakteristik permasalahan di masing-masing lokasi.

Kasat Lantas Polres Bantul, AKP Ritma Jayanti, menyampaikan bahwa kecelakaan yang terjadi di sejumlah titik rawan tidak hanya menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, tetapi juga dapat berdampak terhadap kelancaran arus lalu lintas. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi lintas sektor untuk menentukan bentuk penanganan yang tepat dan dapat diterapkan secara efektif di lapangan.

Melalui FGD tersebut, FKLL Kabupaten Bantul menyepakati rencana pelaksanaan survei bersama atau inspeksi lapangan dengan melibatkan berbagai unsur terkait. Kegiatan tersebut akan dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi aktual di sejumlah titik rawan, khususnya Tikungan Bokong Semar dan Singosaren, sekaligus menentukan bentuk treatment yang sesuai, seperti pemasangan rambu chevron, rambu peringatan, perbaikan marka jalan, maupun rekayasa lalu lintas sesuai hasil kajian.

Imam Cahyono selaku KPJR Tk. I Bantul turut terlibat dalam koordinasi bersama unsur kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam membangun langkah pencegahan kecelakaan yang berbasis kondisi dan karakteristik wilayah.

Jasa Raharja terus mendorong penguatan sinergi lintas sektor melalui FKLL sebagai wadah koordinasi dalam mendukung keselamatan lalu lintas. Melalui identifikasi titik rawan dan penyusunan action plan yang tepat, diharapkan upaya pencegahan kecelakaan dapat dilakukan secara lebih terarah serta memberikan manfaat bagi keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan di Kabupaten Bantul.

Imam Cahyono selaku KPJR Tk. I Bantul menyampaikan bahwa pelaksanaan FGD Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) Kabupaten Bantul menjadi ruang penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam membahas kondisi keselamatan lalu lintas di wilayah Bantul. “Melalui forum ini, kami dapat bersama-sama mengidentifikasi berbagai permasalahan lalu lintas, khususnya lokasi yang memiliki potensi risiko kecelakaan dan membutuhkan perhatian bersama,” ujarnya.

Menurut Imam, penanganan titik rawan kecelakaan perlu dilakukan berdasarkan kondisi di lapangan dan melibatkan berbagai pihak terkait. “Kami mendukung rencana survei bersama atau inspeksi lapangan untuk melihat secara langsung kondisi ruas jalan yang menjadi perhatian. Dari hasil survei tersebut, diharapkan dapat ditentukan langkah intervensi yang tepat, baik melalui penambahan rambu, perbaikan marka, maupun bentuk rekayasa lalu lintas lainnya sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Imam menambahkan bahwa sinergi melalui FKLL perlu terus diperkuat agar upaya pencegahan kecelakaan dapat dilakukan secara berkelanjutan. “Jasa Raharja berkomitmen untuk terus mendukung kolaborasi dengan kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam mendorong keselamatan berlalu lintas. Kami berharap hasil pembahasan dan tindak lanjut dari forum ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman bagi masyarakat di Kabupaten Bantul,” pungkasnya.