Ekonomi

OJK: Pasar Modal Tetap Jaga Peran sebagai Sumber Pembiayaan di Tengah Gejolak Global

OJK: Pasar Modal Tetap Jaga Peran sebagai Sumber Pembiayaan di Tengah Gejolak Global

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan pasar modal Indonesia tetap menjalankan perannya sebagai sumber pembiayaan jangka panjang bagi dunia usaha meski dihadapkan pada gejolak geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global. Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan hingga 31 Juli 2026 penghimpunan dana di pasar modal telah mencapai Rp113,13 triliun, dengan kontribusi terbesar berasal dari penerbitan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (EBUS) senilai Rp98,27 triliun. Capaian tersebut menunjukkan aktivitas pendanaan korporasi domestik tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global.

OJK mencatat pasar modal Indonesia sempat mengalami fase konsolidasi pada kuartal II 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 5.643,19 pada akhir triwulan II atau terkoreksi 19,93 persen secara kuartalan akibat tingginya ketidakpastian global dan penyesuaian portofolio investor. Namun, memasuki Juli 2026, kondisi pasar mulai membaik dengan IHSG ditutup pada level 6.236,13 per 31 Juli 2026 atau menguat 10,51 persen secara bulanan. Di sisi lain, industri pengelolaan investasi juga menunjukkan kinerja positif dengan Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana mencapai Rp663,26 triliun pada 30 Juli 2026.

Untuk memperkuat daya saing pasar modal, OJK bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) terus menjalankan program reformasi integritas pasar modal dan mempercepat penguatan kelembagaan. Berbagai kebijakan telah diterbitkan, mulai dari penguatan klasifikasi usaha, permodalan, tata kelola Perusahaan Efek dan Manajer Investasi, hingga pengembangan Bursa Karbon. Selain itu, OJK juga meluncurkan Roadmap Pengembangan Pasar Derivatif Berlandaskan Instrumen Pasar Modal 2026–2030 serta Roadmap Pasar Modal Berkelanjutan Indonesia 2026–2030 sebagai langkah memperdalam pasar dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dikutip dari Antaranews.com