Makassar – Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja Wilayah Sulawesi Selatan menggelar program GO SAFE-T (Government Officer Safety Engagement Transportation) di Kecamatan Makassar pada Kamis (25/6/2026). Langkah intervensi ini difokuskan langsung pada wilayah yang menjadi domisili asal para korban kecelakaan.
Berada di urutan tiga besar wilayah dengan domisili korban kecelakaan terbanyak di Sulsel membuat Kecamatan Makassar mendapat perhatian khusus. Kecamatan Makassar menempati posisi kedua setelah Kecamatan Biringkanaya. Oleh sebab itu, Kepala Bagian Operasional Jasa Raharja Wilayah Sulawesi Selatan, Panji Wiratama, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengedukasi masyarakat demi memutus tingginya angka fatalitas kecelakaan.
Aksi preventif ini diwujudkan melalui kolaborasi strategis bersama Unit Kamsel Ditlantas Polda Sulsel, Dinas Kesehatan Provinsi, dan Astra Honda Motor. Dalam kegiatan tersebut, Dinkes Sulsel memberikan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Para peserta diajarkan teknik evakuasi dan penanganan medis yang benar sebelum ambulans tiba. Acara ini juga diisi dengan penandatanganan komitmen bersama untuk mewujudkan masyarakat yang tertib lalu lintas dan patuh pajak.
Tidak hanya edukasi, Jasa Raharja juga menghadirkan Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas (MUKL). Fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis ini dimanfaatkan oleh 28 peserta untuk mengecek tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat.
Bersamaan dengan itu, tim pembina Samsat menyosialisasikan program insentif bebas dan diskon Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang berlaku hingga 30 Juni 2026. Kesempatan emas ini langsung disambut antusias oleh para peserta yang seketika melunasi kewajiban pajak mereka lewat aplikasi Bapenda Sulsel Mobile.
