Ekonomi

Prediksi Rupiah Hari Ini, Berpotensi Perkasa Berkat Redanya Sentimen Global

Prediksi Rupiah Hari Ini, Berpotensi Perkasa Berkat Redanya Sentimen Global

Jakarta – Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Senin pagi terpantau stabil di level Rp17.337 per dolar AS. Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, memprediksi mata uang Garuda berpotensi bergerak menguat hari ini seiring meredanya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan global. Sentimen positif ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan inisiatif “Proyek Kebebasan” untuk mengawal kapal-kapal netral keluar dari Selat Hormuz, yang berdampak pada penurunan tekanan harga minyak dunia dan memberikan napas lega bagi pasar keuangan internasional.

Selain faktor geopolitik, pelemahan indeks dolar AS turut memberikan ruang penguatan bagi rupiah. Pelemahan greenback terjadi akibat data manufaktur Amerika Serikat yang berada di bawah ekspektasi pasar, ditambah adanya langkah intervensi Bank of Japan (BoJ) untuk memperkuat yen pada akhir pekan lalu. Di sisi lain, pelaku pasar juga mencermati rilis data ekonomi domestik yang dijadwalkan keluar hari ini, di antaranya data perdagangan dan inflasi tahunan (Year on Year) Indonesia yang diperkirakan melandai ke level 3,0 persen dengan proyeksi surplus mencapai 4 miliar dolar AS.

Meski didorong sentimen positif global, penguatan rupiah diprediksi masih akan tertahan dalam rentang terbatas karena investor cenderung bersikap wait and see menanti realisasi data ekonomi nasional. Fokus pasar tertuju pada efektivitas kendali inflasi dan ketahanan neraca perdagangan Indonesia di tengah dinamika global 2026. Berdasarkan analisis teknikal dan fundamental tersebut, nilai tukar rupiah diperkirakan akan bergerak fluktuatif di kisaran level Rp17.250 hingga Rp17.400 per dolar AS sepanjang hari ini. Dikutip dari Antaranews.com