Batam – Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI terus memperkuat ekosistem perdagangan internasional dengan menghadirkan layanan Export Center di Kota Batam, Kepulauan Riau. Langkah strategis ini bertujuan untuk memberikan bimbingan intensif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar global. Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri, menyatakan bahwa Export Center Batam menjadi instrumen penting dalam memetakan serta memfasilitasi UMKM yang memiliki orientasi ekspor namun membutuhkan arahan teknis mengenai standar internasional.
Dalam dialog bersama pelaku usaha di Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam pada Senin (9/3/2026), Wamendag menjelaskan bahwa layanan ini berfungsi sebagai pusat filtrasi untuk memastikan kesiapan UMKM dari aspek produksi, kapasitas usaha, hingga keberlanjutan pasokan. Konsistensi produksi menjadi faktor krusial agar produk lokal mampu bersaing dan memenuhi permintaan yang berkelanjutan dari buyer mancanegara. Kemendag juga mengintegrasikan layanan ini dengan jaringan atase perdagangan di 33 negara guna membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk unggulan Indonesia.
Lokasi Batam yang berdekatan dengan Singapura, Johor, dan pasar ASEAN lainnya menjadikan Export Center ini sangat strategis sebagai hub ekspor nasional. Melalui fasilitas ini, pelaku usaha dapat berkonsultasi mengenai perjanjian perdagangan internasional yang menguntungkan serta mendapatkan informasi intelijen pasar secara cuma-cuma. Beroperasi sejak Agustus 2025, Export Center Batam diharapkan dapat menjadi jembatan bagi produk-produk lokal untuk naik kelas dan mendominasi pasar di kawasan Asia Tenggara serta dunia. Dikutip dari Antaranews.com
