Prajurit TNI bersama warga dan relawan bahu-membahu mengelola dapur umum untuk menyediakan makanan bagi korban banjir serta tanah longsor di wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Kegiatan yang berlangsung selama masa tanggap darurat ini melibatkan kerja sama dalam menyiapkan bahan, memasak, hingga membungkus makanan. Kolaborasi tersebut menciptakan suasana kekeluargaan yang membantu meringankan beban psikologis para penyintas di lokasi pengungsian.
Di Sumatra Barat, dapur lapangan yang dikelola Bekangdam XX/TIB tersebar di beberapa titik seperti Pasaman Barat, Agam, Solok, Pasaman, dan Padang Pariaman. Sementara itu, di Sumatra Utara, Bekangdam I/BB memastikan kebutuhan konsumsi ratusan pengungsi banjir bandang terpenuhi secara rutin tiga kali sehari. Penyaluran bantuan pangan ini menjadi fokus utama untuk menjaga kesehatan masyarakat yang kehilangan akses ke dapur pribadi mereka.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi seluruh pihak yang bekerja di lapangan. Beliau mengucapkan terima kasih kepada warga, relawan, TNI, Polri, serta instansi terkait yang telah bekerja keras memastikan logistik di posko pengungsian aman. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan terus berlanjut guna mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat yang terdampak bencana di berbagai daerah tersebut. Dikutip dari RRI.co.id
