Nasional

Tips Mudik Lancar: Simak Rincian Saldo e-Toll Minimal Agar Tidak Terhambat di Gerbang Tol

Tips Mudik Lancar: Simak Rincian Saldo e-Toll Minimal Agar Tidak Terhambat di Gerbang Tol

Jakarta – Menjelang masa mudik Lebaran, para pengguna kendaraan pribadi yang berencana melintasi jalan tol diimbau untuk memastikan kecukupan saldo kartu uang elektronik atau e-Toll. Langkah ini sangat krusial demi menjamin kelancaran arus lalu lintas dan menghindari penumpukan antrean panjang di gerbang tol akibat saldo yang tidak mencukupi. Dengan jaringan Tol Trans Jawa yang kini menghubungkan Banten hingga Jawa Timur, serta Tol Trans Sumatra dari Bakauheni hingga Palembang, persiapan anggaran tol menjadi aspek vital dalam perencanaan perjalanan mudik tahun ini.

Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), estimasi biaya tol untuk rute populer mengalami penyesuaian yang perlu dicatat oleh pemudik. Perjalanan dari Jakarta menuju Semarang diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp473.500, sementara untuk rute Jakarta menuju Surabaya mencapai Rp935.000 hingga Gerbang Tol Warugunung. Bagi pemudik yang menuju Sumatra, tarif Tol Jakarta-Palembang diperkirakan sebesar Rp626.000. Guna mengantisipasi kendala teknis, pemudik disarankan mengisi saldo sedikit di atas tarif resmi, yakni minimal Rp550.000 untuk tujuan Semarang dan Rp975.000 untuk tujuan Surabaya.

Kabar baik bagi masyarakat, pemerintah memberlakukan potongan tarif tol khusus pada periode arus mudik tertentu. Diskon tarif ini berlaku pada tanggal 15 hingga 16 Maret 2026 di sejumlah ruas tol strategis. Dengan adanya diskon tersebut, tarif Jakarta-Semarang turun menjadi sekitar Rp327.500 (disarankan saldo Rp400.000), sementara rute Jakarta-Palembang terpangkas menjadi Rp458.250 (disarankan saldo Rp500.000). Penawaran ini diharapkan dapat mendorong pemudik untuk berangkat lebih awal sekaligus meringankan beban biaya perjalanan keluarga.

Selain menyiapkan saldo yang cukup, pemudik diingatkan untuk melakukan pengisian ulang (top up) e-Toll sebelum memulai perjalanan atau melalui fitur NFC di smartphone. Mengingat tingginya volume kendaraan di jalan tol, ketersediaan saldo yang memadai akan sangat membantu efisiensi waktu transaksi di gerbang tol keluar. Dengan persiapan yang matang dan pemanfaatan periode diskon tarif, perjalanan mudik diharapkan dapat berlangsung lebih nyaman, aman, dan tanpa hambatan teknis yang berarti bagi seluruh lapisan masyarakat. Dikutip dari RRI.co.id