Jakarta – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto saat ini masih mempertimbangkan sosok yang tepat untuk mengisi jabatan Wakil Menteri Keuangan. Kekosongan posisi tersebut terjadi setelah Thomas Djiwandono resmi disetujui sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2031. Prasetyo menegaskan bahwa penunjukan pejabat baru memerlukan waktu karena Presiden ingin memastikan sosok yang dipilih memiliki kompetensi yang pantas untuk menjalankan tugas strategis di kementerian tersebut.
Sebelumnya, DPR RI dalam Rapat Paripurna telah menyetujui Thomas Djiwandono untuk menggantikan Juda Agung di jajaran pimpinan bank sentral. Thomas telah melalui tahapan uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR RI sesuai dengan mekanisme konstitusional yang berlaku. Dengan adanya persetujuan tersebut, Thomas dijadwalkan akan segera mengikuti prosesi pelantikan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada.
Thomas Djiwandono menyampaikan apresiasinya kepada pimpinan dan anggota DPR atas kelancaran seluruh tahapan seleksi. Ia menegaskan komitmennya untuk menjaga independensi Bank Indonesia serta menjalankan mandat profesional sebagai bagian dari pimpinan bank sentral. Sementara itu, pihak Istana memastikan bahwa pelantikan Wakil Menteri Keuangan yang baru tidak akan dilaksanakan dalam waktu dekat karena proses penggodokan nama masih terus berlangsung di tingkat kepresidenan. Dikutip dari Antaranews.com
