Presiden Prabowo Subianto kembali menggelar agenda retret bagi jajaran Kabinet Merah Putih sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antarlembaga di awal tahun 2026. Kegiatan ini dirancang untuk menyelaraskan visi dan misi para menteri serta kepala lembaga dalam mengeksekusi program-program strategis nasional. Presiden menekankan pentingnya kerja sama tim yang solid agar seluruh kebijakan pemerintah dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat tanpa hambatan birokrasi yang rumit.
Agenda retret kali ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap kinerja kementerian selama satu tahun terakhir. Para anggota kabinet diberikan pembekalan intensif mengenai kedisiplinan, manajemen krisis, dan penajaman prioritas kerja sesuai dengan target pencapaian pemerintah. Melalui pendekatan yang lebih personal dan intensif di lapangan, Presiden berharap setiap menteri memiliki pemahaman yang sama terhadap tantangan global maupun domestik yang sedang dihadapi Indonesia saat ini.
Selain fokus pada penguatan internal, kegiatan ini juga memberikan penekanan pada aspek keberlanjutan program pembangunan infrastruktur dan ketahanan pangan. Presiden Prabowo menginginkan adanya aksi nyata yang lebih cepat dan terukur dari setiap kementerian untuk mendukung target swasembada yang telah ditetapkan. Retret ini diharapkan mampu menyuntikkan semangat baru bagi seluruh jajaran pemerintahan untuk bekerja lebih keras dalam mewujudkan kemandirian bangsa di masa mendatang. Dikutip dari RRI.co.id
