Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, melaporkan bahwa realisasi penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah atau CPP bagi warga terdampak bencana di Sumatra dan Aceh kini telah mencapai 45,8 persen. Bantuan pangan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat yang menjadi korban banjir bandang serta tanah longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Meskipun menghadapi hambatan cuaca ekstrem dan keterbatasan jalur logistik, pemerintah terus mempercepat proses distribusi melalui koordinasi intensif dengan Perum Bulog dan pemerintah daerah. Kehadiran negara diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di titik-titik pengungsian melalui penyaluran logistik yang dilakukan secara cepat.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, turut mengimbau agar pemerintah daerah bergerak aktif berbasis data dalam memastikan bantuan tepat sasaran. Selain distribusi bantuan, daerah juga diminta melakukan intervensi guna memantau tren harga di lapangan agar stabilitas harga pangan tetap terjaga dan tidak memicu lonjakan inflasi pascabencana. Dikutip dari RRI.co.id
