Daerah

Pemprov NTB Pastikan Kondisi Pekerja Migran di Timur Tengah Tetap Aman

Pemprov NTB Pastikan Kondisi Pekerja Migran di Timur Tengah Tetap Aman

Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan kepastian mengenai keselamatan seluruh warganya, termasuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan jamaah umrah yang saat ini berada di kawasan Timur Tengah. Melalui koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait, Pemprov NTB menyatakan bahwa warga di perantauan tersebut dalam kondisi aman dan terus berada di bawah pemantauan ketat perwakilan Republik Indonesia di masing-masing negara penempatan. Juru Bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik, mengimbau masyarakat di tanah air agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak resmi.

Berdasarkan data Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), tercatat sebanyak 155 PMI asal NTB saat ini tersebar di kawasan Timur Tengah, terdiri dari 86 laki-laki dan 69 perempuan. Laporan koordinasi terakhir menunjukkan bahwa para pekerja migran tersebut dalam kondisi baik dan tidak berada di zona yang terdampak langsung oleh konflik geopolitik. KBRI dan KJRI di wilayah penempatan masing-masing terus memastikan perlindungan serta keselamatan mereka melalui mekanisme monitoring yang berkelanjutan.

Selain pekerja migran, perhatian juga diarahkan pada 1.372 jamaah umrah asal NTB yang masih berada di Arab Saudi. Data per 2 Maret 2026 mencatat ribuan jamaah tersebut sedang menjalankan ibadah dengan lancar tanpa kendala keamanan. Pemprov NTB juga telah menyiapkan skema koordinasi cepat untuk mengantisipasi perkembangan situasi di kawasan tersebut. Pemerintah daerah berharap proses kepulangan jamaah yang dijadwalkan mulai 7 Maret 2026 mendatang dapat berjalan lancar sesuai rencana masing-masing penyelenggara. Dikutip dari Antaranews.com