Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana memfasilitasi kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 untuk menghidupkan kembali gairah sepak bola di tengah masyarakat. Sekretaris Daerah Jateng Sumarno menyatakan bahwa sepak bola merupakan olahraga merakyat yang dikenal hingga ke pelosok desa. Melalui momentum ini, pemerintah berharap kegemaran masyarakat terhadap aktivitas sepak bola dari tingkat akar rumput dapat tumbuh kembali dan menjadi sarana untuk menjaring bibit atlet sejak dini.
Pemprov Jateng juga mengimbau pemerintah kabupaten dan kota agar menyediakan fasilitas serupa guna menjangkau masyarakat luas. Selain sebagai hiburan, penayangan pertandingan ini diharapkan dapat memacu semangat agar ke depannya tim nasional Indonesia mampu bersaing dan berprestasi di kancah dunia. Kegiatan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat kecintaan warga terhadap olahraga paling populer di tanah air tersebut.
Sementara itu, pihak TVRI Jawa Tengah menegaskan bahwa penayangan Piala Dunia 2026 merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan akses hiburan bagi rakyat. Masyarakat dapat menyaksikan pertandingan melalui berbagai kanal TVRI tanpa harus bergantung pada koneksi internet. Dengan ketersediaan di seluruh stasiun penyiaran daerah, seluruh warga Jawa Tengah dipastikan dapat menikmati ajang bergengsi ini dengan lebih mudah dan nyaman. Dikutip dari Antaranews.com
