Daerah

Pemkab Bekasi Kebut Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Utama Guna Kenyamanan Warga

Pemkab Bekasi Kebut Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Utama Guna Kenyamanan Warga

Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, melakukan percepatan perbaikan sejumlah ruas jalan utama dan alternatif yang menjadi jalur lintasan mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, telah menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) untuk segera menangani titik-titik jalan berlubang demi menjamin keamanan serta kenyamanan pemudik. Target penyelesaian pengerjaan fisik ini dipatok selesai paling lambat pada H-10 Lebaran agar mobilitas kendaraan yang meningkat tidak terganggu oleh aktivitas proyek.

Berdasarkan data Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kabupaten Bekasi, teridentifikasi sebanyak 37 titik jalan berlubang di sepanjang jalur mudik wilayah tersebut. Untuk menangani hal ini, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran khusus sebesar Rp1 miliar hingga Rp2 miliar melalui skema pergeseran anggaran. Dana tersebut difokuskan untuk penanganan cepat berupa penambalan jalan (patching) agar jalur-jalur krusial seperti Jalan Raya Pantura, Jalan Kalimalang, hingga Jalan Ma’mun Nawawi layak dilalui kendaraan dalam waktu singkat.

Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, menjelaskan bahwa fokus utama perbaikan berada pada Ruas Jalan Kalimalang yang merupakan kewenangan daerah, serta koordinasi intensif untuk perbaikan jalan nasional dan provinsi sepanjang 33 kilometer. Selain jalur utama, perbaikan juga mencakup jalan pendukung seperti ruas Pilar-Sukatani dan kawasan Tambun Selatan. Dengan langkah proaktif ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap arus mudik dan balik tahun 2026 dapat berjalan lancar dengan risiko kecelakaan akibat infrastruktur rusak yang minimal. Dikutip dari Antaranews.com