Pemerintah menyiapkan APBN sebesar Rp2.567,9 triliun untuk delapan program prioritas pada 2026. Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat Rapat Pimpinan Nasional 2025 Kadin Indonesia di Jakarta.
Delapan program prioritas tersebut fokus pada kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi. Alokasi terbesar diberikan untuk pendidikan sebesar Rp757,8 triliun, untuk pengembangan sekolah unggulan, Sekolah Rakyat, dan perbaikan fasilitas pendidikan.
Program ketahanan energi dialokasikan Rp402,4 triliun, termasuk insentif perpajakan, energi baru terbarukan, listrik desa, dan dukungan lainnya. Pemerintah juga meningkatkan lifting minyak dan gas, mendorong energi hijau, serta memastikan subsidi energi tepat sasaran.
Program Makan Bergizi Gratis mendapat Rp335 triliun, ditargetkan menjangkau 80 juta anak sekolah pada pertengahan 2026, meningkat dari 44 juta saat ini. Ketahanan pangan mendapat Rp164,4 triliun untuk pengadaan beras oleh BULOG dan peningkatan produktivitas petani dan nelayan.
Sektor kesehatan dialokasikan Rp244 triliun, pembangunan desa, koperasi, dan UMKM Rp181,8 triliun, pertahanan semesta Rp424,8 triliun, serta akselerasi investasi dan perdagangan global Rp57,7 triliun.
Selain itu, pemerintah mendukung sektor perumahan melalui PPN Ditanggung Pemerintah hingga 2027 dan Kredit Usaha Rakyat perumahan senilai Rp130 triliun. Airlangga berharap pengurus Kadin dapat mendorong berbagai program tersebut. Dikutip dari Antaranews.com
