Jakarta – Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan Persetujuan Perdagangan Bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (Indonesia–EAEU FTA) berpihak pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
FTA ini membuka peluang bisnis baru dan mendorong eksportir Indonesia memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Busan mengatakan perjanjian ini memberikan kepastian hukum dan transparansi, sehingga iklim perdagangan lebih kondusif dan implementasinya berpihak pada UMKM.
Pasar Uni Ekonomi Eurasia yang lebih terbuka memudahkan importir kawasan tersebut memasukkan produk Indonesia, termasuk ekspansi ke negara-negara Asia Tengah.
Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia sepakat mendorong kerja sama di bidang strategis seperti pertanian, industri, energi, transportasi, logistik, ekonomi digital, dan pengembangan rantai nilai berkelanjutan.
Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Djatmiko Bris Witjaksono menekankan pentingnya keterlibatan pelaku usaha dan pemangku kepentingan agar FTA dapat dimanfaatkan secara optimal. Kepala Komisi Uni Ekonomi Eurasia Bakytzhan Sagintayev menambahkan pertemuan membahas isu strategis terkait perdagangan, logistik, dan penguatan kerja sama ekonomi kedua pihak. Dikutip dari Antaranews.com
