Ekonomi

Menaker Tegaskan Ekosistem K3 Harus Profesional, Andal, dan Kolaboratif

Menaker Tegaskan Ekosistem K3 Harus Profesional, Andal, dan Kolaboratif

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa ekosistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja nasional pada tahun 2026 harus mengutamakan nilai profesionalisme, keandalan, dan kolaborasi. Profesionalisme dalam K3 diwujudkan melalui pengelolaan berbasis data dan kompetensi, di mana keselamatan menjadi prioritas utama di atas sekadar kewajiban administratif. Bagi pemerintah maupun perusahaan, hal ini berarti menjalankan praktik kerja yang berintegritas dan inovatif guna melindungi seluruh pemangku kepentingan secara utuh.

Selain profesionalisme, aspek keandalan menjadi sangat penting agar sistem K3 tetap efektif dan tangguh dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk kondisi darurat atau krisis. Keandalan ini dibangun melalui perencanaan yang matang, pelatihan berkelanjutan, serta evaluasi yang jujur terhadap risiko kerja. Dengan sistem yang andal, perlindungan terhadap pekerja dapat berjalan secara konsisten sehingga perusahaan tidak mudah runtuh saat menghadapi tekanan operasional.

Sebagai pelengkap, nilai kolaboratif menjadi kunci utama dalam menghubungkan pemerintah, dunia usaha, dan pekerja untuk menciptakan lingkungan kerja yang ideal. Melalui sinergi lintas sektor dan berbagi praktik terbaik, Menaker berharap ekosistem K3 yang kuat dapat terwujud di seluruh Indonesia. Upaya kolektif ini bertujuan untuk membangun dunia kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga aman, sehat, dan bermartabat bagi seluruh tenaga kerja. Dikutip dari Antaranews.com