Olahraga

Madura United Dibantai Persita, Pelatih Akui Laskar Sape Kerrab Tampil Buruk

Madura United Dibantai Persita, Pelatih Akui Laskar Sape Kerrab Tampil Buruk

Jakarta – Pelatih Madura United, Carlos Pereira, memberikan pengakuan terbuka atas performa buruk timnya saat menelan kekalahan telak dari Persita Tangerang. Dalam laga pekan ke-25 BRI Super League yang berlangsung di Stadion Indomilk Arena pada Sabtu (7/3/2026), Laskar Sape Kerrab harus menyerah dengan skor mencolok 1-4. Pereira menyebutkan bahwa skuat asuhannya memulai pertandingan jauh dari rencana yang telah disusun sebelumnya, terutama pada 20 menit pertama babak pertama di mana koordinasi tim terlihat sangat rapuh.

Dominasi Persita Tangerang di babak pertama membuat Madura United tertinggal empat gol sekaligus melalui aksi Ahmad Nur Hardianto, Pablo Ganet, dan dua gol dari Rayco Rodriguez. Meskipun melakukan perubahan strategi dan pergantian pemain di babak kedua yang membuahkan satu gol hiburan dari Reiquelme Sousa, Madura United tetap gagal mengejar ketertinggalan. Pereira meyakini bahwa seandainya semangat dan intensitas permainan di babak kedua sudah ditunjukkan sejak menit awal, hasil pertandingan tersebut tentu akan jauh berbeda bagi timnya.

Kekalahan ini memperpanjang catatan negatif Madura United yang kini telah menelan tiga kekalahan beruntun di kompetisi Super League, setelah sebelumnya juga takluk dari Malut United dan Persib Bandung. Posisi Laskar Sape Kerrab di klasemen sementara pun semakin kritis dengan tertahan di peringkat ke-14. Mengantongi 20 poin dari 25 pertandingan, Madura United kini hanya terpaut dua poin dari zona degradasi, yang menuntut evaluasi total dari tim pelatih sebelum menghadapi laga krusial berikutnya. Dikutip dari Antaranews.com