Abu Dhabi – Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan pembangunan 35 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih tahap pertama selesai pada akhir Januari 2026. Ketua Tim Koordinasi Pelaksana Pembangunan KNMP, Trian Yunanda, menyatakan bahwa saat ini progres pembangunan telah melampaui 80 persen. Meski sebagian besar ditargetkan tuntas bulan ini, beberapa titik yang terdampak bencana diberikan batas waktu penyelesaian hingga Februari 2026.
Program ini dirancang sebagai pusat logistik protein untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan pemerintah. Infrastruktur gudang beku di seluruh kawasan kampung nelayan akan diinterkoneksikan agar dapat memasok kebutuhan protein ikan secara berkelanjutan. Di Bulukumba, Sulawesi Selatan, fasilitas seperti mobil pendingin dan gudang beku bahkan sudah mulai digunakan untuk mendukung pengiriman ekspor ikan ke Arab Saudi.
Selain fokus pada ketahanan pangan, proyek ini bertujuan memperkuat ekonomi pesisir melalui penyediaan fasilitas lengkap seperti dermaga, pabrik es, hingga stasiun pengisian bahan bakar nelayan. KKP juga menyiapkan sistem offtaker dan penguatan kelembagaan melalui Koperasi Desa Merah Putih. Langkah ini diambil untuk memastikan kepastian harga serta penyerapan hasil tangkapan nelayan yang terhubung dengan sektor industri dan pariwisata lokal. Dikutip dari Antaranews.com
