Nasional

Kebutuhan Mendesak Pascabencana: Air Bersih dan Perlengkapan Bayi

Kebutuhan Mendesak Pascabencana: Air Bersih dan Perlengkapan Bayi

Jakarta – Wakil Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumatra Utara, Eka Erlangga, menegaskan kebutuhan air bersih dan perlengkapan bayi menjadi masalah mendesak pascabanjir besar di Sumatra. Banyak keluarga kehilangan pakaian dan perlengkapan anak. “Untuk bayi, kebutuhan paling mendesak adalah popok dan pakaian layak pakai, kemudian tentunya kebutuhan air bersih,” ujar Eka saat Seminar Media IDAI, Senin (1/12/2025).

Distribusi awal telah dilakukan sebanyak 15 ribu liter air, dengan tambahan 35 ribu liter dijadwalkan masuk ke Langkat. Tim dari Universitas Sumatra Utara (USU) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) siap membawa bantuan ke wilayah yang belum tersentuh distribusi. Relawan Mapala menyediakan sampan untuk menjangkau anak-anak di titik terisolasi.

Ketua IDAI Sumatra Barat, Asrawati, menyebut kebutuhan utama di wilayahnya adalah air bersih untuk mengolah makanan bayi (MPASI), serta pakaian bayi, selimut, dan perlengkapan mandi anak. Akses ke enam titik terparah baru bisa dilalui kendaraan roda dua, dengan target mencapai Malala pada Rabu (3/12/2025). Sementara itu, Ketua IDAI Aceh, Raihan, menekankan bahwa anak-anak kehilangan pakaian dan selimut, serta kebutuhan pangan siap santap dan obat-obatan masih mendesak. Bantuan mulai berdatangan, namun distribusi belum merata. Dikutip dari RRI.co.id