Padang — Jasa Raharja Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam mendukung keselamatan transportasi melalui pendekatan preventif. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Pelayanan Kesehatan (MUKL) yang dilaksanakan di Stasiun KAI Padang, Senin (23/3).
Sebagai salah satu simpul transportasi strategis di Kota Padang, Stasiun KAI menjadi titik dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi, khususnya pada periode meningkatnya aktivitas perjalanan. Kondisi ini mendorong Jasa Raharja untuk hadir secara langsung memberikan layanan kesehatan bagi penumpang maupun petugas di lingkungan stasiun.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan para pengguna jasa transportasi tetap terjaga selama perjalanan. Dalam pelaksanaannya, Jasa Raharja menggandeng tenaga medis dari Dokpol, yakni dr. Eka Purnama Sari, bersama Perawat Ns. Sri Rahayu, S.Kep.
Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, konsultasi kesehatan, hingga pemberian obat sesuai dengan hasil diagnosis. Sejumlah penumpang dan petugas KAI tampak antusias mengikuti pemeriksaan, mengingat kemudahan akses layanan yang langsung tersedia di lokasi keberangkatan.
Pelayanan kesehatan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam mengantisipasi potensi risiko kecelakaan yang dapat dipicu oleh kondisi kesehatan yang kurang optimal, seperti kelelahan, tekanan darah tinggi, maupun gangguan kesehatan lainnya.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan perlindungan menyeluruh bagi masyarakat.
“Pelayanan kesehatan ini merupakan langkah preventif yang kami lakukan untuk memastikan para penumpang berada dalam kondisi yang sehat dan prima selama perjalanan. Keselamatan tidak hanya ditentukan oleh faktor sarana dan prasarana, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kondisi fisik pengguna transportasi,” ujar Teguh.
Ia menambahkan, kehadiran Jasa Raharja di titik-titik transportasi seperti stasiun merupakan bentuk pendekatan jemput bola dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya di lokasi dengan mobilitas tinggi seperti stasiun. Dengan adanya pemeriksaan kesehatan ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kondisi tubuh sebelum dan selama perjalanan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Teguh menekankan bahwa keselamatan transportasi merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, operator transportasi, hingga masyarakat itu sendiri.
“Jasa Raharja akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam menghadirkan berbagai program preventif yang berkelanjutan. Kami percaya bahwa upaya pencegahan yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak nyata dalam menekan angka kecelakaan,” tuturnya.
Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Jasa Raharja dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya responsif, tetapi juga humanis dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Pendekatan langsung di lapangan dinilai efektif dalam menjangkau masyarakat yang tengah melakukan perjalanan dan memiliki keterbatasan waktu untuk mengakses layanan kesehatan.
Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja Sumatera Barat berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan sebagai bagian dari keselamatan perjalanan semakin meningkat. Dengan kondisi fisik yang prima, diharapkan perjalanan dapat berlangsung dengan lebih aman, nyaman, dan berkeselamatan.
Ke depan, Jasa Raharja akan terus menghadirkan berbagai inisiatif preventif sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung sistem transportasi yang lebih aman serta memberikan perlindungan terbaik bagi seluruh masyarakat.
