Daerah

Jasa Raharja Kepri Monitoring Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 di Pelabuhan Telaga Punggur Batam

Jasa Raharja Kepri Monitoring Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 di Pelabuhan Telaga Punggur Batam

Batam – Dalam rangka memastikan kesiapan penyelenggaraan Angkutan Lebaran (Anleb) Tahun 2026, Jasa Raharja Wilayah Kepulauan Riau bersama para pemangku kepentingan melaksanakan kegiatan monitoring kesiapan transportasi di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur dan Pelabuhan Domestik Telaga Punggur, Kota Batam, pada Jumat (06/03).

Kegiatan monitoring ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Kepulauan Riau, Ibu Rikka Inri Dalosa, bersama Kanit Ops Ditlantas Polda Kepri, Bapak Bandesa Mas Sutariana, serta turut dihadiri oleh Dirlantas Polda Kepri, Kepala BPTD Provinsi Kepulauan Riau, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, serta mitra terkait lainnya.

Monitoring dilakukan guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi, sistem pelayanan penumpang, serta aspek keselamatan dan kelancaran arus transportasi menjelang periode mudik Lebaran 2026. Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan peninjauan langsung terhadap fasilitas pelabuhan, kesiapan operasional angkutan penyeberangan, serta koordinasi lintas instansi untuk mendukung penyelenggaraan angkutan Lebaran yang aman dan tertib.

Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Kepulauan Riau, Rikka Inri Dalosa, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan pelayanan transportasi bagi masyarakat dapat berjalan dengan baik selama periode angkutan Lebaran.

“Sinergi dan koordinasi antar instansi sangat penting dalam memastikan kesiapan transportasi serta keselamatan masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama masa mudik Lebaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Ops Ditlantas Polda Kepri, Bandesa Mas Sutariana, menegaskan bahwa kolaborasi antar stakeholder terus diperkuat guna memastikan kelancaran arus pergerakan masyarakat serta menjaga keamanan dan keselamatan di titik-titik transportasi strategis.

Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan seluruh pihak semakin siap dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat pada periode Angkutan Lebaran 2026, khususnya di wilayah Kepulauan Riau.