Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga memastikan keandalan Integrated Terminal (IT) Makassar di Sulawesi Selatan dalam mengamankan pasokan BBM selama periode Lebaran 2026. Sebagai tulang punggung distribusi energi di Indonesia Timur, IT Makassar menyokong sekitar 60 persen kebutuhan bahan bakar di wilayah Sulawesi. Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Patra Niaga, Alimuddin Baso, menegaskan bahwa perusahaan telah membentuk Satgas RAFI 2026 guna menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun libur hari raya.
Kesiapan ini diperkuat melalui peninjauan langsung oleh jajaran manajemen Pertamina bersama Kementerian ESDM dan BPH Migas di sejumlah infrastruktur strategis, mulai dari Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin hingga SPPBE Patra Trading. Staf Khusus Menteri ESDM, Muhammad Mahmud Azhar Lubis, menyatakan bahwa hasil verifikasi di lapangan menunjukkan pasokan BBM, Elpiji, dan avtur dalam kondisi aman serta memenuhi standar kualitas. Selain kesiapan stok, Pertamina juga melakukan pengecekan kuantitas di berbagai SPBU untuk memastikan produk yang diterima masyarakat sudah akurat dan sesuai prosedur.
Di sisi pelayanan, masyarakat di Makassar memberikan respons positif terhadap fasilitas SPBU yang tetap prima meski volume kendaraan meningkat. Layanan produk unggulan seperti Pertamax terpantau lancar tanpa antrean panjang, ditambah fasilitas pendukung seperti musala dan toilet yang terjaga kebersihannya untuk kenyamanan pemudik. Dengan dukungan infrastruktur yang andal dan pengawasan ketat dari pemerintah, Pertamina optimis kebutuhan energi nasional di wilayah Sulawesi selama Idul Fitri 1447 H dapat terpenuhi dengan maksimal. Dikutip dari Antaranews.com
