Nasional

Harga Telur Ayam Ras Mengalami Lonjakan Akibat Permintaan Meningkat

Harga Telur Ayam Ras Mengalami Lonjakan Akibat Permintaan Meningkat

Jakarta – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menyatakan harga telur ayam ras mengalami kenaikan pada pekan ketiga November 2025. Kenaikan ini dipicu meningkatnya permintaan, terutama di daerah dengan banyak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Harga telur ayam ras secara nasional kini mencapai Rp31.667 per kilogram, berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) Rp30 ribu per kilogram. Kenaikan ini mencapai 0,38 persen dibanding Oktober 2025 dan terjadi di tengah percepatan Program MBG yang meningkatkan kebutuhan telur di berbagai wilayah.

Beberapa daerah mencatat harga jauh di atas HAP. Tambrauw mencatat harga telur Rp48.400 per kilogram, Kabupaten Melawi naik 12 persen di atas HAP, dan Kabupaten Ende mencapai Rp48.000 per kilogram atau naik 8,6 persen. Bahkan di beberapa wilayah Papua, harga telur mencapai Rp100.000 per kilogram karena tingginya biaya distribusi.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, menambahkan bahwa telur ayam ras termasuk salah satu komoditas dengan jumlah daerah mengalami kenaikan harga tertinggi, bersama bawang merah dan cabai merah. Meski demikian, jumlah daerah yang mengalami kenaikan harga telur menurun, dari 157 daerah menjadi 151 daerah pada pekan ketiga November.

Kenaikan harga ini juga membuka peluang usaha lebih besar bagi peternak telur ayam ras, seiring meningkatnya permintaan di berbagai wilayah. Dikutip dari RRI.co.id