Nasional

Hadapi Krisis Global, DPR Kawal Industri Hijau di Lampung

Hadapi Krisis Global, DPR Kawal Industri Hijau di Lampung

Lampung – Ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh lonjakan harga energi dan ketegangan geopolitik mendorong Komisi VII DPR RI untuk memperketat pengawasan terhadap transformasi industri hijau. Langkah ini dinilai strategis untuk menjaga keberlanjutan industri nasional agar tidak stagnan di tengah tekanan krisis yang merambah ke berbagai sektor. Dalam kunjungan kerja ke Lampung, pihak legislatif menekankan pentingnya komitmen nyata dalam menerapkan prinsip ramah lingkungan guna menekan biaya produksi dan menjaga daya saing di pasar internasional.

Transformasi industri hijau diharapkan tidak hanya menjadi jargon atau sekadar mengganti sumber energi listrik secara simbolik di permukaan saja. Industri besar dituntut untuk melakukan pembenahan menyeluruh mulai dari manajemen limbah, efisiensi sumber daya, hingga perlindungan ekosistem di sekitar wilayah operasional. Dengan penerapan standar hijau yang ketat dari hulu ke hilir, sektor manufaktur diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan industri dalam menghadapi fluktuasi harga energi dunia.

Selain aspek keberlanjutan lingkungan, aspek keadilan ekonomi juga menjadi sorotan utama agar industri besar tidak berjalan secara eksklusif. Kolaborasi dengan pelaku UMKM dan usaha mikro sangat diperlukan untuk menciptakan ekosistem industri pangan yang inklusif dan tangguh terhadap gejolak ekonomi. Melalui sinergi antara teknologi energi terbarukan dan pemberdayaan ekonomi lokal, industri nasional diyakini mampu bertahan dari ancaman krisis global serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat luas. Dikutip dari RRI.co.id