Ekonomi

Gedung Putih: Prabowo dan Donald Trump Sepakati Babak Baru Kerjasama Perdagangan RI-AS

Gedung Putih: Prabowo dan Donald Trump Sepakati Babak Baru Kerjasama Perdagangan RI-AS

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump resmi menyepakati langkah konkret pelaksanaan perjanjian perdagangan timbal balik dalam pertemuan di Washington, DC. Kesepakatan ini dipandang sebagai fondasi menuju era keemasan baru bagi aliansi Indonesia dan Amerika Serikat yang bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi kedua negara. Melalui komitmen yang ditandatangani pada Februari 2026 ini, kedua pemimpin menginstruksikan para menteri terkait untuk segera mengimplementasikan seluruh poin perjanjian guna mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Dalam rincian teknisnya, Amerika Serikat setuju menurunkan tarif timbal balik menjadi 19 persen untuk produk asal Indonesia. Sebagai langkah resiprokal, Indonesia berkomitmen menghapus 99 persen hambatan tarif bagi produk industri, pangan, dan pertanian asal Amerika Serikat. Selain urusan tarif, kesepakatan ini juga mencakup penyederhanaan izin impor, kerja sama sektor digital, serta jaminan transparansi regulasi yang diharapkan dapat membuka akses pasar lebih luas bagi para eksportir dari kedua belah pihak.

Kerja sama strategis ini juga mencatatkan potensi kesepakatan komersial yang sangat besar di berbagai sektor utama. Nilai transaksi yang diproyeksikan mencakup pengadaan pesawat senilai 3,2 miliar dolar AS, pembelian produk pertanian sebesar 4,5 miliar dolar AS, hingga investasi di sektor energi mencapai 15 miliar dolar AS. Dengan mencakup aspek perlindungan tenaga kerja dan penguatan rantai pasok mineral penting, kemitraan ini diharapkan tidak hanya menguntungkan kedua negara secara bilateral tetapi juga berkontribusi pada kemakmuran ekonomi global. Dikutip dari Antaranews.com